Naomi Osaka Menarik Diri Dari Prancis Terbuka

Osaka Menarik Diri Dari Prancis Terbuka

Naomi Osaka Menarik Diri Dari Prancis Terbuka – Osaka lahir dari seseorang bunda Jepang serta papa Haiti yang alih ke New York di AS kala ia berumur 3 tahun. Saat ini ia berplatform di Florida.

Pada 2013, Osaka memulai karir profesionalnya di tenis. Dengan tinggi 180cm dan servis yang kuat serta pukulan forehand yang kuat, dunia melihat Osaka sebagai bintang yang sedang naik daun. Di AS Terbuka 2016, satu servis olehnya dihitung waktunya pada 201,1 km / jam.

Dia memenuhi syarat untuk kejuaraan tur Asosiasi Tenis Wanita pada Juli 2014 di Bank of the West Classic untuk pertama kalinya. Pada pertandingan babak pertama, Osaka mengalahkan Samantha Stosur yang menduduki peringkat 19 dunia dan juga Juara AS Terbuka 2011.

Pada Januari 2016 di Australia Terbuka, Osaka lolos untuk memasuki Grand Slam pertamanya, melaju ke babak ketiga. Selama musim siang, dia juga mencapai babak ketiga Prancis Terbuka dan AS Terbuka.

Pada bulan September di tahun yang sama, Osaka memasuki Toray Pan Pacific Open, di mana dia diberi entri wildcard dan masuk ke final WTA pertamanya. Dia adalah wanita Jepang pertama yang mencapai final sejak Kimiko Date menang pada 1995. Osaka menempati posisi ke-2 di final dan terpilih sebagai WTA “Terobosan Bulan Ini.”

Osaka Memenangkan “Pendatang Baru Tahun Ini” di WTA Awards 2016.

Pada Maret 2018, Naomi Osaka menjadi wanita Jepang pertama yang memenangkan Indian Wells Masters di California (AS). Wajib Utama, Indian Wells secara luas dianggap sebagai acara terbesar kedua di tenis, tepat di belakang Grand Slam.

Naomi Osaka Menarik Diri Dari Prancis Terbuka

Setelah AS Terbuka 2020, semua mata tertuju pada Naomi Osaka. Fans bertanya-tanya apakah dia bisa pulih dengan cepat dan menyesuaikan diri dengan tanah liat dalam rentang waktu yang begitu singkat. Namun, juara AS Terbuka itu mundur dariPrancis Terbuka 2020, kurang dari seminggu setelah kemenangan gelarnya.

Juara AS Terbuka Naomi Osaka mundur dari Prancis Terbuka karena cedera hamstring kiri. Osaka bergabung dengan juara bertahan Ash Barty dalam melewatkan Prancis Terbuka, yang dibuka pada 27 September di Paris. Dalam pukulan lain ke tanah liat Grand Slam, penyelenggara turnamen mengumumkan pengurangan lebih lanjut dalam jumlah penonton, karena epidemi virus corona yang memburuk di Prancis.

Batas baru, yang ditetapkan oleh departemen kepolisian Paris, adalah 5.000 penonton per hari, kata penyelenggara dalam sebuah pernyataan Kamis malam. Mereka sebelumnya telah merencanakan 11.500 penonton, dibagi di antara tiga situs di Roland Garros.

“ Berarti buat kehidupan berolahraga, sosial serta ekonomi negeri kalau kegiatan besar semacam Roland- Garros bisa diadakan dengan senantiasa meluhurkan keinginan kesehatan,” tutur eksekutor.

Osaka, yang berada di peringkat No. 3, mengalami cedera hamstring bulan lalu di Western & Southern Open, juga di New York, dan mengundurkan diri dari final turnamen karena itu, kemudian mengenakan selotip selama AS Terbuka.

Osaka tidak akan menjadi favorit di permukaan tanah liat. Gelar AS Terbuka adalah gelar turnamen besar ketiganya.

Tidak cukup waktu untuk pulih untuk Naomi Osaka

“ Sayangnya aku tidak dapat main di Prancis Terbuka tahun ini,” Osakakata di Twitter.“ Hamstring aku sedang sakit jadi aku tidak hendak memiliki lumayan durasi buat menyiapkan tanah liat- 2 invitasi ini sangat dekat satu serupa lain buat aku kali ini. Aku berambisi yang terbaik untuk eksekutor serta pemeran,” tambahnya.

Dia mengakhiri pesannya dengan kabar baik untuk para penggemarnya. “ Kangen kamu, tetapi kalian hendak melihatku lebih kilat dari esok,” tutur Osaka.

Tahun lalu di Prancis Terbuka, Osaka kalah 4-6, 2-6 di babak ketiga dari Katerina Siniakova. Di babak kedua, ia mengalahkan lawannya di final AS Terbuka 2020,Victoria Azarenka, dalam pertarungan tiga set yang sulit. Dia kehilangan set pembuka pada hari itu tetapi bangkit dengan kuat untuk menang 4-6, 7-5, 6-3.

Baca juga : 4 Atlet Bulutangkis Wanita Legendaris